Gampang, Cara Buat Surat Perjanjian Sewa Rumah Yang Baik dan Benar

Advertisement
Sewa atau kontrak rumah sudah menjadi hal lumrah dalam masyarakat, terutama masyarakat perkotaan, baik di negara maju maupun berkembang seperti Indonesia, khususnya di kota-kota besarnya. Sewa atau kontrak rumah haruslah berdasarkan kesepakatan bersama antara pemilik dan penyewa rumah. Biasanya kesepakatan tersebut tertulis dalam surat perjanjian sewa rumah.Dan surat perjanjian tersebut bisa dibuat sendiri oleh pemilik ataupun calon penyewa rumah.

Tetapi terkadang pemilik maupun calon penyewa rumah sering merasa bingung atau tidak tahu tentang pentingnya membuat surat perjanjian sewa rumah. Entah itu karena kurang pengetahuan, pengalaman ataupun tidak ada waktu dalam mempelajari dan membuatnya. Bahkan kalaupun bisa membuat surat perjanjian sewa rumah, terkadang pemilik sering melupakan beberapa poin yang penting dalam menuliskannya, seperti tentang pertanggungjawaban penyewa bila terjadi kerusakan rumah, penetapan biaya dendanya dan lain sebagainya.

Lalu bagaimana cara buat surat perjanjian sewa rumah yang baik dan benar? Berikut kami akan memberikan tipsnya;

1.     Menuliskan secara lengkap identitas pemilik (pihak 1) dan penyewa (pihak 2), alamat rumah yang disewakan dan tujuan
Identitas pemilik dan penyewa rumah harus ditulis secara jelas dan detail demi menjamin rasa saling percaya di antara kedua belah pihak. Kemudian bisa ditambah dengan alamat rumah sewa dan tujuan dari persewaan rumah tersebut.

2.    Menulis persyaratan dan pertanggungjawaban penyewa secara detail
Biasanya persyaratan ini diutarakan oleh sang pemilik rumah baru kemudian sang penyewa menyetujui atau bisa mengadakan kesepakatan bersama tentang syarat biaya sewa, masa kontrak/sewa, dan lain sebagainya.

3.    Memberi catatan tempat dan tanggal surat perjanjian  dibuat dan disepakati
Tempat dan tanggal saat dibuatnya surat perjanjian sudah menjadi hal wajib untuk ditulis pada surat perjanjian apapun, termasuk surat perjanjian sewa rumah. Jadi pastikan untuk mencantumkannya di isi kepala surat atau penutup isi surat perjanjian. 

4.    Membubuhi tanda tangan pihak 1 dan 2 pada kolom bawah surat yang disertai dengan materai
Nama lengkap dan tanda tangan kedua belah pihak sangatlah penting dalam pengesahan surat perjanjian sewa rumah. Dan untuk menambah legalitas resminya perlu ditambah dengan materai di antara tanda tangan kedua belah pihak.

Untuk lebih jelas, kami berikan sebuah contoh surat perjanjian sewa rumah berdasarkan tips di atas.

Demikianlah tips cara buat surat perjanjian sewa rumah yang baik dan benar. Semoga informasi ini berguna!