Beginilah Cara Bank Menilai Harga Rumah

Advertisement
Harga jual beli rumah dewasa ini memang sudah cukup mahal terlebih lagi bila harga rumah tersebut melalui jalan kredit dana tunai dari bank. Biasanya harga rumah dengan jalan kredit dari bank cukup mahal bahkan sering kali diluar harapan atau ekspektasi Anda, yakni bisa mencapai sekitar 70% sampai dengan 90% dari nilai agunan rumah itu sendiri. Secara logika, memang sangat mahal meskipun memang bank berhak atas faktor keselamatan dan keamanan dari pihak bank itu sendiri terhadap perjanjian jual beli rumah. Dan hal tersebut tentu saja mampu membuat Anda menjadi penasaran tentang cara bank menilai harga rumah tersebut.


Nah, hal itulah yang akan dibahas dalam artikel ini. Tetapi sebelumnya, kami akan memberikan informasi tentang beberapa persyaratan yang sering diminta oleh pihak bank di saat kita mengajukan kredit rumah, yakni fotokopi identitas diri, fotokopi akta nikah jika sudah nasabah sudah menikah, fotokopi kartu keluarga, fotokopi buku tabungan, fotokopi slip gaji bulan terakhir, Nomor pajak wajib pajak (NPWP), rekening listrik dan telepon bulan terakhir, dan jaminan berkas sertifikat hak milik rumah yang dimiliki. Kini kami akan menjelaskan tentang cara bank menilai harga rumah. Biasanya, bank melakukan beberapa pendekatan dalam menilai harga rumah pada nasabah yang ingin kredit rumah tersebut. Salah satu pendekatan yang sering dipakai bank tersebut adalah pendekatan biaya dan data pasar rumah itu sendiri. Bagaimana cara menghitung berdasar kedua pendekatan itu? Berikut cara penghitungannya:

-    Penghitungan berdasar pendekatan biaya
Secara umum, penilaian terhadap jaminan rumah di Indonesia menggunakan rumus sebagai berikut :
Nilai harga pasar rumah = harga tanah (dalam meter persegi) + nilai atau harga bangunan dan sarananya
Di sini, bank selaku penilai menganggap bahwa harga tanah serupa dengan nilai biaya bangunan dan sarana yang ada di dalamnya. Oleh sebab itu, harga pasar rumah bisa sangat mahal terlebih dari nilai harga tanah yang terus update.

-    Penghitungan berdasar pendekatan data pasar
Secara umum, pihak bank menggunakan rumus berikut ;
Nilai harga pasar rumah = Harga keseluruhan properti rumah sebanding penyesuaian harga terkini di pasaran
 Di sini, penyesuaian harga bisa minus dan lebih tergantung dari hasil bulat survey bank terhadap tiap properti yang ada di rumah itu, termasuk biaya atas penggunaan cat khusus terhadap wallpaper dinding rumah sekalipun. Hingga harga berdasarkan pendekatan data pasar itu mungkin bisa lebih tinggi dibandingkan dengan harga berdasarkan metode pendekatan biaya.

Nah, kini sudah mengerti kan tentang cara bank menilai harga rumah? Semoga artikel ini bisa mencerahkan rasa ingin tahu Anda tentang info properti sekaligus bermanfaat!