4 Cara Menghitung Biaya Pengecatan Rumah Dengan Mudah dan Tepat

Advertisement
Pengecatan yang tepat guna menjadi salah satu faktor penyebab rumah menjadi selalu tampil menarik. Maksud pengecatan tepat guna di sini adalah rumah selalu dicat secara benar dan berkala serta tidak mubazir dalam biaya pengecatannya. Jadi, pengecatan juga membutuhkan perencanaan tersendiri agar bisa berhemat dan proses pengecatan bisa berlangsung sesuai harapan. Agar bisa mengetahui cara menghitung biaya pengecatan rumah dengan mudah dan tepat, ada baiknya Anda mengintip beberapa tips tersebut berikut ini;

1.    Hitung luas area yang akan dicat secara tepat
Langkah menghitung luas area yang mau dicat ini merupakan langkah cerdik dalam menghemat, baik dari segi waktu pengerjaan dan biaya. Cara menghitung luas area ini adalah mengukur tinggi dan panjang bidang dinding yang mau dicat kemudian kalikan dua hingga didapat hasil angka luas dalam persegi. Atau dalam bila dirumuskan menjadi:
  • Luas bidang dinding = (2 x panjang ruang x tinggi ruang ) + (2 x tinggi ruang x lebar ruang)
  • Apabila dinding memiliki jendela atau pintu, maka gunakan rumus di bawah ini:
  • Luas area = luas dinding – luas jendela atau pintu.
Dengan mengetahui luas area ini,  kita kan bisa mengetahui berapa banyak kaleng cat yang dibutuhkan nantinya, mengingat hampir semua merk cat sudah tercatat bilangan daya sebar cat pada kemasannya.
Biaya borongan pengecatan dinding rumah dan perkantoran lengkapnya:
  • Untuk dinding bagian dalam bangunan biayanya berkisar 170 ribu s/d 230 ribu per m2.
  • Untuk dinding bagian luar bangunan biayanya berkisar 200 ribu s/d 300 ribu per m2.
Biaya borongan cat rumah dan perkantoran tersebut bisa saja berubah menyesuaikan gaji tukang cat per hari, jenis cat yang dipilih, lokasi bangunan, serta tingkat kesulitan yang dikerjakan, dll.

2.    Mencatat seluruh keperluan proses pengecatan rumah
Mencatat seluruh kebutuhan pengecatan rumah sangatlah diperlukan dalam merancang pembiayaannya. Biasanya dalam proses pengecatan rumah membutuhkan; cat, kuas, roller cat, amplas, kapek dan jasa tukang cat.
 
3.    Mensurvei harga masing-masing perlengkapan pengecatan
Mensurvei harga ini perlu dilakukan agar tidak terjadi kerugian atau kecurangan dalam proses pengecatan, terutama saat pembelian bahannya. Anda bisa melakukan survei ini melalui internet atau datang langsung ke toko bahan bangunan hingga bisa sembari membelinya. 

4.    Menghitung biaya pengecatan rumah
Penghitungan biaya pengecatan rumah harus berdasarkan hasil dari tahap 3 di atas.  Bisa dimulai dengan biaya cat yang diperlukan, biaya pembelian kuas, roller dan sebagainya sampai dengan biaya jasa tukang cat.


Itulah tips  tentang cara menghitung biaya pengecatan rumah dengan mudah dan  tepat dari tim cararumahmurah.com. So, selamat mengkalkulasi kesiapan keuangan  keluarga untuk pengecatan rumah!