3 Cara Menghitung Rincian Biaya Bangun Rumah Minimalis 2 Lantai

Advertisement
Salah satu hal penting yang tidak boleh dilupakan dan dilakukan sebelum mulai membangun sebuah rumah adalah membuat rincian biaya dari pembangunan rumah itu sendiri. Karena biaya pembangunan sebuah rumah termasuk hal yang tak bisa diprediksi bila tidak membuat rencana atau rancangan anggaran dananya.


Dengan tujuan mencegah ada banyaknya biaya yang tak terduga selama proses pembangunan rumah, maka harus merancang rincian biaya terlebih dahulu sebelum memulai membangun rumah. Jika yang ingin dibangun rumah minimalis 2 lantai, maka akan kami berikan tips cara menghitung rincian biaya bangun rumah tersebut, yakni sebagai berikut;

1.       Melakukan survey

Mencari informasi atau melakukan survey sangat penting karena dapat memberikan gambaran tentang cara bangun rumah dan pembiayaannya meski perkiraan pembiayaan tersebut dalam bentuk kasarnya saja. Anda bisa melakukan tahap ini dengan internet atau mengunjungi toko bahan bangunan terdekat untuk bertanya-tanya. Secara umum dan kasarnya, dalam membangun sebuah rumah minimalis 2 lantai akan membutuhkan dana minimal 200 juta Rupiah. Hal tersebut berdasarkan penghitungan kasar yang didapat dari biaya bahan bangunan permeter persegi dan biaya jasa tukang serta jasa kontraktor.

2.       Membuat urutan kerja dan biayanya

Mencatat daftar urutan kegiatan yang harus dikerjakan dalam memulai pembangunan rumah akan memudahkan kita dalam mengkoordinasi semua hal yang terkait, terutama proses pembiayaannya selama masa pembangunan. Sebagai contoh, berikut urutan kerja dalam membangun rumah minimalis 2 lantai:
-          Buat desain rumah yang akan dibangun (bisa dengan jasa kontraktor)
-          Buat spesifikasi bahan material dan syarat bangunan rumah
-          Buat daftar pekerjaan proses pembangunan rumah
-          Hitung volume item pekerjaan satu persatu
-          Cari daftar harga jasa tukang, kontraktor dan bahan material terbaru
-          Analisa harga satuan setiap item pekerjaan dan hitunglah
-          Kalikan hitungan volume item pekerjaan dengan hitungan analisa harga satuan

3.       Merancang rincian biaya

Setelah melakukan tahap 2 di  atas, maka akan memudahkan kita dalam penghitungan rincian biaya bangun rumah minimalis idaman.  Buatlah tabel rincian biaya berdasarkan urutan pekerjaan dan biaya di atas secara mendetail, seperti berikut ini;
-          Rincian biaya persiapan (pembersihan lahan, pemesanan material dsb)
-          Rincian biaya bangun pondasi
-          Rincian biaya struktur beton bertulang
-          Rincian biaya bangun dinding
-          Rincian biaya bangun rangka atap dan finishingnya.
-          Rincian biaya bangun plafon dan lantai.
-          Rincia biaya instalasi plumbing dan listrik.
-          Rincian biaya pengecatan dan perapihan.
Sebagai tambahan, sebaiknya menambahkan hasil atau jumlah total rincian biaya bangun rumah tersebut dengan PPN 10% dan nilai laba atau keuntungan borongan yang nantinya akan diberikan kepada kontraktor yang kita sewa.

Itulah tips cara menghitung rincian biaya bangun rumah minimalis 2 lantai yang dapat kami uraikan di artikel ini. Semoga rencana pembangunan rumah Anda lancar dan sesuai harapan!